Jakarta,Alipers.com Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak langsung pada transportasi udara nasional. Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, ditutup sementara pada Minggu, 6 September 2026 akibat sebaran abu vulkanik.
Penutupan ini memicu gangguan berantai. Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat adanya indikasi sebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, dengan total sedikitnya 33 penerbangan terdampak berdasarkan pemantauan Kemenhub.
Kondisi tersebut langsung mengerek permintaan transportasi darat.
Ketua Umum Asosiasi Rental Mobil Indonesia (ARMI), Bapak Anton S Zunaidi, mengungkapkan anggotanya di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya mengalami lonjakan order yang signifikan sejak pagi.
“Sejak dini hari tadi setelah adanya pengumuman penutupan Bandara Soetta, laporan dari anggota ARMI masuk terus. Order rental melonjak tajam. Penumpang yang penerbangannya dibatalkan harus tetap melanjutkan perjalanan, jadi mereka beralih ke rental,” ujar Anton S Zunaidi kepada media,Minggu (6/9).
Anton merinci, lonjakan paling tinggi terjadi untuk rute jarak menengah dan antar-pulau via darat.
“Rute paling padat hari ini Jakarta – Bandung, Jakarta – Cilegon – Merak, dan Jakarta – Lampung. Banyak juga yang rental lepas kunci karena ingin lebih fleksibel sambil menunggu jadwal penerbangan baru dibuka. Bahkan untuk sewa harian dalam kota Jakarta juga naik karena banyak crew dan penumpang transit yang tertahan,” jelasnya.
Terkait kesiapan armada, Anton memastikan seluruh DPD ARMI dalam status siaga dan mengimbau anggotanya untuk tidak memanfaatkan situasi darurat.
“Saya sudah instruksikan semua anggota ARMI untuk siaga armada, cek kelayakan kendaraan, dan utamakan keselamatan. Saya tegaskan, jangan ada yang memainkan harga tidak wajar di tengah kondisi erupsi ini. Kita harus jadi solusi mobilitas masyarakat,” tegasnya.
ARMI memprediksi lonjakan permintaan rental akan bertahan hingga operasional Bandara Soekarno-Hatta kembali normal sepenuhnya dan sebaran abu vulkanik Anak Krakatau dinyatakan aman untuk penerbangan.
