Foto: Istimewa
Malang,Alipers.com – Polresta Malang Kota telah memetakan sejumlah titik rawan kemacetan yang diprediksi terjadi saat arus mudik dan libur Lebaran 2026. Pemetaan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat yang masuk maupun melintas di wilayah Kota Malang.
Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli menyampaikan, berdasarkan hasil analisis dan evaluasi, terdapat enam titik yang berpotensi mengalami kepadatan arus lalu lintas.
“Titik pertama berada di kawasan Buk Gluduk, tepatnya di Jalan Panglima Sudirman. Selanjutnya di Jalan Raya Tlogomas yang mengarah ke Kota Batu, serta di Jalan Sudanco Supriadi tepatnya di pertigaan Kacuk, Kecamatan Sukun,” jelas Kompol Wiwin, Rabu (4/3).
Selain itu, kepadatan juga diperkirakan terjadi di kawasan seputaran Alun-Alun Merdeka Malang, kawasan wisata Kayutangan Heritage di Jalan Basuki Rahmat, serta di kawasan tertib lalu lintas (KTL) seperti Jalan Ahmad Yani menuju arah selatan.
Menurutnya, selain pemetaan titik rawan kemacetan, pihak kepolisian juga menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan selama periode arus mudik dan balik Lebaran.
Salah satu skenario yang disiapkan adalah pengalihan arus kendaraan dari jalan tol apabila terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan.
“Jika terjadi kepadatan di Exit Tol Singosari, arus kendaraan akan dialihkan menuju Exit Tol Madyopuro atau Exit Tol Pakis,” terang Kompol Wiwin.
Ia menambahkan, skema pengaturan lalu lintas tersebut akan dimatangkan melalui rapat koordinasi lintas wilayah Malang Raya, sembari menunggu arahan lebih lanjut dari Polda Jawa Timur.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun berwisata selama libur Lebaran di Kota Malang.
